(Foto: Glory Harimas Sihombing saat digelandang ke mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejagung, Kamis (18/06/2026)/Ist/Doi)
Hingga saat ini, Tim Akuntan Publik dan Penyidik Kejagung masih terus melakukan audit investigasi komprehensif untuk menghitung total nominal kerugian keuangan negara serta akumulasi suap/gratifikasi yang berputar di lingkaran yayasan tersebut. Hubungan kedekatan personal antara Glory (GHS) dan Dadan Hindayana (DH) sendiri diketahui sudah terjalin jauh sebelum program MBG ini resmi digulirkan pada tahun 2025.
Daftar Lengkap 6 Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG
Dengan bertambahnya nama Glory Harimas Sihombing, total korps Adhyaksa telah menetapkan 6 orang tersangka dalam klaster korupsi tata kelola pengadaan barang, jasa, serta fasilitas SPPG di BGN:
- Dadan Hindayana (DH) – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
- Sony Sonjaya (SS) – Mantan Wakil Kepala BGN.
- Lodewyk Pusung (LP) – Mantan Wakil Kepala BGN.
- Asep Yusuf Somantri (AYS) – Pihak swasta / orang dekat Sony Sonjaya yang mengintervensi sistem verifikasi portal dapur gizi.
- Andri Mulyono (AM) – Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), vendor pengadaan motor listrik operasional BGN senilai Rp 1 triliun yang diduga di-mark up.
- Glory Harimas Sihombing (GHS) – Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR), pengatur sekaligus penjual lapak titik SPPG.

