(Foto: Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat berada di Sao Paulo, Brasil pada Jum’at (26/06/2026)/Ist/JURNAL-INDONESIA.COM)
SAO PAULO, JURNAL-INDONESIA.COM|| Di sela-sela agenda resminya di Brasil, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, membagikan catatannya mengenai sistem peternakan sapi di negeri Samba tersebut.
Sebagai anak seorang petani dan peternak tradisional yang sejak kecil terbiasa memelihara sapi hingga membajak sawah, ia menyempatkan diri melihat langsung model pastoral di kawasan yang terletak di antara Kota Sao Paulo dan Rio de Janeiro, tepat di dekat area Taman Nasional.
Menurut Boyamin, model peternakan di Brasil memiliki potensi besar untuk diadopsi di Indonesia guna mengejar target swasembada daging nasional sekaligus meningkatkan kemakmuran para peternak di desa-desa.

(Foto: Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat berada di Sao Paulo, Brasil pada Jum’at (26/06/2026)/Ist/JURNAL-INDONESIA.COM)
Berbeda dengan lanskap peternakan di Amerika Serikat atau Australia yang didominasi oleh korporasi skala masif di atas 100 hektare dengan mekanisasi penuh, Brasil memiliki pendekatan yang lebih ramah bagi peternak menengah.
“Rata-rata luas lahan peternakan di sana berkisar di angka 10 hektare,” ujar Boyamin kepada JIC, Jum’at (26/06/2026).

