(Foto: Tim Panah Buru Sergap (Buser) Polres Beltim saat mendapatkan penghargaan dari Kapolda di HUT Bhayangkara ke 80/Ist)
“Anggota saya selalu saya larang keras untuk hal-hal seperti itu. Saya sudah sampaikan langsung ke mereka, jika memang terbukti ada anggota saya yang bermain, hari itu juga akan saya keluarkan dari Tim Buser,” tegasnya.
Pihak Polres Belitung Timur juga membuka diri terhadap laporan dan masukan dari masyarakat luas. Bang Cecep meminta warga atau netizen untuk segera melapor langsung kepadanya jika memiliki bukti valid mengenai adanya oknum Buser yang nakal di Pantai Olivir.
“Baik pak, terima kasih banyak atas masukannya. Jika memang nanti di lapangan ditemukan ada anggota saya yang mencoba mengkondisikan hal tersebut, tolong segera sampaikan langsung ke saya,” tutupnya.
Sebagai informasi, kawasan Pantai Olivir belakangan ini kerap menjadi sorotan publik dan perbincangan hangat di jagat maya. Berdasarkan catatan redaksi jurnal-indonesia.com, wilayah pesisir ini berulang kali menjadi target operasi penertiban oleh aparat gabungan.
Sebelumnya, Pantai Olivir sempat ditertibkan akibat adanya laporan mengenai aktivitas tambang timah ilegal (rajuk) yang beroperasi dekat dengan garis pantai serta merusak fasilitas umum.

