jurnal.indonesia.media

KPK Tunda Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi, Tunggu Rampung Sidang Bos Blueray Cargo

JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COM || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan pemeriksaan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama. KPK memilih menunggu proses persidangan kasus dugaan suap importasi yang menjerat pimpinan Blueray Cargo Group rampung. “Kami juga menunggu nanti laporan baru dari JPU seperti apa keterangan-keterangan yang disampaikan oleh saksi di persidangan,” kata Deputi Penindakan dan…

Usut Korupsi Importasi, KPK Periksa 20 Forwarder dan Telusuri Fasilitas Kendaraan untuk Pejabat Bea Cukai

JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COM || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hingga Senin 1/6/2026, sudah lebih dari 20 perusahaan forwarder diperiksa sebagai saksi. “Beberapa petinggi dari forwarder lain itu sudah kita minta keterangan. Masing-masing ada sekitar 20-an lebih forwarder itu di seluruh Indonesia, di setiap pelabuhan…

Kasus 15 Ton Timah Belitung: DPO Buron 8 Bulan di Era Eks Kasat Made, Kasres Baru Belum Berkomentar

(Hari Kusuma Jaya alias Hari Wijaya/Ist) BELITUNG, JURNAL-INDONESIA.COM|| Mantan Kasat Reskrim Polres Belitung I Made Yudha Suwikarma mengakui otak penyelundupan 15 ton pasir timah di Tanjung Kelayang, Hari Kusuma Jaya alias Hari Wijaya, masih buron. Hal itu disampaikan menanggapi konfirmasi jurnal-indonesia.com, Senin (01/06/2026). “Selama saya menjabat tetap kami melakukan pencarian dan sudah kami terbitkan DPO-nya,”…

Kasus Penyelundupan 15 Ton Timah Belitung: DPO Hari Wijaya Diduga Berkeliaran, Barang Bukti Dipertanyakan

BELITUNG, JURNAL-INDONESIA.COM – Kasus penyelundupan 15 ton pasir timah di Pantai Tanjung Kelayang, Sijuk, Belitung yang diungkap Satreskrim Polres Belitung pada 29 September 2025 lalu masih menyisakan tanda tanya. Hingga Senin (01/06/2026), otak pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) bernama Hari Kusuma Jaya alias Hari Wijaya belum juga ditangkap. Padahal, sumber jurnal-indonesia.com menyebut DPO…

Di Tengah Perang dan Krisis, Indonesia Pakai Harlah Pancasila 2026 untuk Tawarkan ‘Jalan Tengah’ ke Dunia

JAKARTA,JURNAL-INDONESIA.COM || Pemerintah menjadikan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sebagai panggung diplomasi. Lewat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, Indonesia menegaskan posisi sebagai negara yang aktif menawarkan solusi damai di tengah memanasnya konflik Rusia-Ukraina, Gaza, dan Laut China Selatan. Puncak peringatan digelar Senin (01/06/2026) pukul 10.00 WIB di Jakarta. Presiden Republik Indonesia bertindak…