Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Kapolda Babel Tegaskan Sikat Tambang Ilegal dan Oknum Pembeking

(Foto: Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T Sihombing/Ist/Ferdi)

PANGKALPINANG, JURNAL-INDONESIA.COM|| Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) menegaskan komitmen penuhnya untuk menindaklanjuti instruksi tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pembersihan total praktik pertambangan ilegal dan penyelundupan timah di wilayah Babel.

Kapolda Babel,ย Irjen Pol Viktor Sihombing, menyatakan jajarannya tidak akan ragu menindak siapa pun pelaku penyelewengan. Sikap tegas ini berlaku tanpa pandang bulu, termasuk jika ditemukan oknum aparat yang nekat membekingi aktivitas tambang liar maupun jalur penyelundupan.

“Instruksi Presiden itu jadi perintah bagi kami. Jadi bagaimana kita merawat apa yang sudah ada sekarang, sekaligus jugaย warningย untuk mempertahankan yang sudah baik,”ย ujar Viktor, Jumat (14/8/2026).

Jenderal Bintang Dua Polri tersebut menambahkan bahwa upaya penegakan hukum terhadap tambang liar di Bangka Belitung sudah dan akan terus berjalan secara konsisten di lapangan.

“Memang masih perlu dilakukan lagi upaya-upaya, termasuk penegakan hukum. Belakangan ini kan kita juga baru saja melakukan penegakan hukum. Nah, itu akan terus kita lakukan,” tegas mantan Kadivkum Polri tersebut.

Namun, di samping aspek penindakan hukum, Kapolda menekankan pentingnyaย tata kelola pertambangan yang legalย agar potensi kekayaan alam Babel dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat lokal. Untuk itu, Polda Babel siap mendukung penuh program pemerintah daerah terkait penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Tapi yang paling penting sebenarnya, tambang ini harus juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga rencana IPR yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah, nanti kami akan perintahkan para Kapolres untuk mengawal itu. Supaya nanti masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara sah dan aman,” jelas Irjen Pol Viktor.

Tidak Ada Toleransi untuk Oknum Pembeking

Terkait isu sensitif mengenai dugaan keterlibatan oknum penegak hukum yang menjadi “penjaga” aktivitas tambang liar atau pintu-pintu penyelundupan timah keluar daerah, Irjen Pol Viktor menegaskan komitmen zero tolerance.

“Ya, semuanya, siapa aja gitu. Dan kita tidak pernah membiarkan, terus kemudian memilih-milih. Siapa pun yang menjadi pelaku akan kita tindak tegas,” pungkasnya.

Langkah cepat Polda Babel ini merupakan respons langsung atas sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto dalamย Pidato Kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesiaย di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Di hadapan para anggota MPR, DPR, DPD, serta pimpinan lembaga tinggi negara, Presiden menyoroti keberadaan sekitar 1.000 titik tambang ilegal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bangka Belitung.

Presiden secara terbuka mempertanyakan efektivitas fungsi pengawasan di daerah dan menginstruksikan secara langsung kepada Panglima TNI serta Kapolri untuk menindak tegas oknum aparat yangย terlibat langsungย dalam jaringan tambang liar dan penyelundupan. Oknum yangย pembiaranย (omission) terhadap praktik haram yang merugikan negara tersebut.

Kepala Negara menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berani dan berintegritas dalam menegakkan disiplin internal demi mengamankan kekayaan sumber daya alam nasional. (Fer)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *