Tambang Ilegal Pantai Alfaco Kucing-kucingan Main Malam, Kapolres Beltim Instruksikan Anggota Cek Lokasi

(Foto: Menjalankan perintah Kapolres Belitung Timur, anggota Polres Belitung Timur melakukan pengecekan Tambang Timah Ilegal, Pukul 02:00 Wib, dini hari./doc/JIC)

BELITUNG TIMUR, JURNAL-INDONESIA.COM || Aktivitas penambangan timah tanpa izin (ilegal) di kawasan Pantai Alfaco, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, dilaporkan kembali beroperasi dengan modus baru. Para penambang diduga memanfaatkan kelengaian petugas dengan beroperasi pada malam hari hingga menjelang subuh.

Aktivis lingkungan Belitung Timur, Yudi Amsoni, mengungkapkan bahwa puluhan set peralatan tambang rajuk kini telah disiagakan di lokasi dan mulai beraktivitas kembali secara sembunyi-sembunyi.

“Infonya mereka sudah jalan lagi. Polanya sekarang berubah, operasi dari malam sampai jam 7 pagi, bahkan ada yang dari subuh sampai jam 9 pagi,” ujar Yudi Amsoni.

Kapolres Beltim Langsung Instruksikan Pengecekan

Menerima laporan terkait perubahan pola operasi para penambang liar yang kucing-kucingan di malam hari, Kapolres Belitung Timur, AKBP Husni Thamrin, menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons informasi tersebut dan menerjunkan personel ke lokasi.

“Oke, malam ini saya cek lagi, Bang. Kemarin anggota kita sudah cek terus,” tegas AKBP Husni Thamrin saat dikonfirmasi media, Kamis (30/7) malam.

Kapolres menjelaskan bahwa jajarannya rutin melakukan pemantauan dan patroli di lokasi Pantai Alfaco guna memastikan tidak ada aktivitas penambangan liar yang merusak kawasan pesisir tersebut, termasuk melakukan pengecekan hingga dini hari.

“Ini jam 2 malam juga anggota kita melakukan pengecekan di lokasi, Bang,” tambah Kapolres sambil mengirimkan gambil hasil cek lapangan.

Sebelumnya, AKBP Husni Thamrin menegaskan komitmen Polres Belitung Timur untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional serta memperkuat patroli dan langkah-langkah pencegahan guna memberantas penambangan ilegal di wilayah hukum Belitung Timur. (AL)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *