Usut Korupsi Importasi, KPK Periksa 20 Forwarder dan Telusuri Fasilitas Kendaraan untuk Pejabat Bea Cukai

JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COM || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hingga Senin 1/6/2026, sudah lebih dari 20 perusahaan forwarder diperiksa sebagai saksi.

“Beberapa petinggi dari forwarder lain itu sudah kita minta keterangan. Masing-masing ada sekitar 20-an lebih forwarder itu di seluruh Indonesia, di setiap pelabuhan laut dan pelabuhan udara,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin(01/06/2026).

Asep menegaskan pemeriksaan tidak hanya terpusat di Jakarta. Penyidik KPK mendatangi sejumlah daerah untuk meminta keterangan saksi.

“Ada yang ke Surabaya, ke Semarang. Ada juga dari Madura dan lain-lain yang sebenarnya saksi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *