TNI AL Bongkar Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung, Tokoh Masyarakat Beri Dukungan

(Foto: Koarmada RI menunjukan barang padaa saat konferensi pers, di Posal Mendanau, Tanjungpandan, Belitung/Ist/Ferdi)

Kehadiran dan ketegasan jajaran TNI AL di lapangan mendapat pengawalan serta apresiasi langsung dari masyarakat setempat. Tokoh Masyarakat Belitung sekaligus anggota Tim Diskuai 17, Oktoris Candra, yang hadir memonitor jalannya konferensi pers di Pos Lanal TNI AL Pulau Mendanau menyampaikan dukungan penuh atas langkah sigap petugas.

“Saya sebagai masyarakat serta bagian dari anggota Tim Diskuai 17 memberikan dukungan kepada TNI AL Lanal Babel dalam pencegahan dan pengamanan penyelundupan pasir timah ilegal keluar Belitung,” kata Oktoris Candra kepada jurnal-indonesia.com, Sabtu (22/8/2026). 

Oktoris menilai jajaran TNI AL bergerak responsif dan terukur dalam memutus rantai penyelundupan bahan tambang di wilayah perairan Pulau Belitung.

“Saya melihat TNI AL telah melakukan arahan Presiden jauh sebelum pidato beliau yang menyinggung masalah tambang ilegal dan penyelundupan timah di Belitung. TNI AL bergerak dengan senyap, cepat, tepat, dan sigap dalam pencegahan, pengamanan, serta penelusuran rangkaian pasir timah ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Oktoris mendorong agar sinergi antara TNI AL dan Polri terus diperkuat guna membongkar seluruh jaringan tindak pidana ini secara tuntas, mengingat timah merupakan salah satu dari 22 mineral strategis Indonesia berdasarkan Kepmen ESDM No. 69.K/MB.01/MEM.B/2024.


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *