MAKI Duga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Bepergian ke Malaysia Usai Mangkir dari Panggilan KPK

(Foto: Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman/Ist/Alfan Noer)

SOLO,ย JURNAL-INDONESIA.COMย || Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menduga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid telah bepergian ke luar negeri usai absen dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Boyamin mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dikumpulkannya, Nusron diduga telah bertolak ke Malaysia pada Kamis (15/10/2026) pagi bersama rombongan terbatas.

“Nusron Wahid pada hari Kamis pagi tanggal 15 Oktober 2026 diduga telah bepergian ke luar negeri (diduga Malaysia) dengan rombongan kecil dan terbatas, tidak melibatkan pejabat ATR/BPN,” ujar Boyamin Saiman dalam keterangan tertulis yang diterima dari Solo, Jumat (16/10/2026).

Dugaan keberangkatan tersebut dinilai janggal. Pasalnya, menurut Boyamin, Nusron sempat memimpin rapat internal Kementerian ATR/BPN pada Selasa (13/10/2026) dan memberikan instruksi khusus kepada jajaran Eselon I dan Eselon II.

“NW saat menutup rapat tersebut menyatakan untuk hari Kamis tanggal 15 Oktober 2026 minta tidak diganggu karena akan fokus penuhi panggilan KPK,” ungkap Boyamin.

Namun pada kenyataannya, Menteri ATR/BPN tersebut kembali tidak hadir memenuhi panggilan penyidik lembaga antirasuah pada Kamis (15/10/2026).

Boyamin mempertanyakan keabsahan perjalanan ke luar negeri tersebut, Mengingat seorang menteri yang hendak bertolak ke luar negeri diwajibkan mengantongi izin resmi dari Kepala Negara.

“Untuk seorang menteri jika bepergian ke luar negeri semestinya mendapat izin dari Presiden, namun saya belum mengetahui ada tidaknya izin tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, MAKI menyoroti agenda Rapat Kabinet yang dijadwalkan bakal dipimpin langsung oleh Presiden pada Jumat malam (16/10/2026). Kehadiran atau ketidakhadiran Nusron dalam rapat paripurna kabinet tersebut menjadi hal mendasar yang ditunggu publik.

“Nanti malam akan ada rapat Kabinet yang dipimpin Presiden, mari kita tunggu kehadiran NW. Mari kita tunggu NW akan hadir di KPK malam ini atau besok dijemput KPK,” pungkas Boyamin. (AL)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *