(Foto: Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato di acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung di Gorontalo, Rabu (24/6/2026)/Biro Pers Kemensetneg RI/JIC)
GORONTALO, JURNAL-INDONESIA.COM || Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan pembelaan keras terhadap program andalannya, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang belakangan masih menuai pro-kontra di ruang publik. Prabowo menegaskan bahwa penuntasan isu kelaparan dan perbaikan gizi buruk merupakan urgensi nasional yang tidak bisa ditawar lagi.
Pernyataan bersuara lantang tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pidato dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) kamarin.
Di tengah pidato, perhatian Prabowo sempat teralihkan oleh sekelompok peserta yang membentangkan kain putih bertuliskan ‘Lanjutkan MBG‘.
”Sabar dulu, ya. Aku harus, aku harus selesaikan sambutan saya ini. Anak-anak itu, ya,” ujar Prabowo sembari tersenyum ke arah kelompok tersebut, yang langsung disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Menyikapi berbagai kritik dari para pengamat dan kelompok oposisi yang menilai program MBG bukan prioritas utama fiskal, Prabowo melayangkan sindiran tajam. Ia menyebut ada kelompok intelektual yang gagap dalam melihat akar masalah riil di masyarakat bawah.

