(Foto: Pemerintah Kabupaten Belitung bersama maskapai penerbangan Citilink tengah menjajaki pembukaan jaringan konektivitas udara baru yang menghubungkan Belitung dengan Bali/Ist/MJI)
BELITUNG, JURNAL-INDONESIA.COM || Pemerintah Kabupaten Belitung bersama maskapai penerbangan Citilink tengah menjajaki pembukaan jaringan konektivitas udara baru yang menghubungkan Belitung dengan Bali. Langkah ini diambil guna memperluas akses pasar wisatawan serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui skema one-stop connection via Jakarta, uji coba penerbangan koneksi langsung Belitung-Jakarta-Bali dan sebaliknya direncanakan mulai beroperasi pada 16 November 2026.
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, menyatakan bahwa penguatan konektivitas udara merupakan faktor krusial dalam menunjang industri pariwisata daerah.
“Kita ingin perjalanan ke Belitung semakin mudah. Wisatawan dari Bali harus punya peluang untuk datang ke Belitung tanpa harus menginap atau menunggu terlalu lama di Jakarta. Begitu juga masyarakat Belitung yang ingin ke Bali. Karena itu, konektivitas dan kesesuaian jadwal penerbangan harus kita dorong bersama maskapai,” ujar Djoni Alamsyah Hidayat di Belitung, Kamis (22/10/2026).
BACA JUGA :
Untuk merealisasikan skema tersebut, frekuensi penerbangan rute Belitung–Jakarta diupayakan meningkat menjadi dua kali sehari. Penyesuaian jadwal ini dirancang agar wisatawan dapat melanjutkan penerbangan ke Bali maupun Belitung pada hari yang sama dengan durasi transit yang efisien di Jakarta.
Djoni menambahkan bahwa Bali memiliki posisi strategis sebagai hub pariwisata utama Indonesia dengan potensi arus wisatawan domestik maupun mancanegara yang besar.
“Kita tidak boleh hanya menjual keindahan Belitung. Kita harus memastikan Belitung semakin mudah dijangkau, semakin terhubung, dan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata,” tegasnya.
Selain skema one-stop connection, Pemkab Belitung dan Citilink juga membuka peluang untuk merealisasikan penerbangan langsung (direct flight) Belitung–Bali di masa mendatang. Penerapan rute langsung tersebut nantinya akan menyesuaikan dengan hasil analisis pasar dan kesiapan operasional maskapai.
Melalui optimalisasi aksesibilitas ini, Pemkab Belitung mengandalkan daya tarik utama seperti pantai berpasir putih, bebatuan granit ikonik, kekayaan bahari, serta status Belitong UNESCO Global Geopark untuk menarik minat kunjungan wisatawan. Upaya ini diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, UMKM, dan pembukaan lapangan kerja di Belitung. (AP/Red)



