“Polisi juga telah melacak keberadaan kapal yang ditumpangi para ABK. Koordinasi dengan Polres Kepulauan Aru dilakukan untuk mengamankan para terduga pelaku,” jelas Fajri.
Saat ini, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman guna merangkai kronologi lengkap peristiwa penganiayaan, sekaligus mendalami keterlibatan jaringan perdagangan orang (TPPO) yang menyasar para pekerja awak kapal tersebut. (AW)



