Mafia Solar Belitung Dibongkar: Truk Terguling di Ibul Buka Kedok Sindikat, 9 Tersangka Diamankan

(Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Martuani Manik melakukan konferensi pers terkait mafia Biosolar, di Mapolres Belitung Jalan Sijuk Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (17/06/2026)/Ist/Doc: jurnal-indonesia.com)

Boim Disebut Dalang, Segel Shopee & Plat Palsu Dipakai, HP dan Dokumen Palsu Disita

BELITUNG, JURNAL-INDONESIA.COM || Kecelakaan tunggal truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Dendang, Desa Ibul, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung Rabu 10 Juni 2026, jadi titik awal terbongkarnya jaringan mafia biosolar. Sopir menolak dievakuasi lalu kabur. Dari situlah Satreskrim Polres Belitung mengurai benang kusut dan membekuk sindikat yang nyedot solar subsidi nelayan.

Sampai Selasa 17 Juni 2026, 9 tersangka sudah ditahan dan 1 orang masih buron. Polisi menyita sederet barang bukti yaitu truk Mitsubishi Colt Diesel biru Nopol BN 8350 XM, minibus Panther merah modifikasi Nopol BN 1950 FM, dokumen palsu, segel tangki, stempel, pas kapal nelayan, sampai beberapa unit HP milik tersangka.

Menurut Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Martuani Manik mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, Febrian Asmadi alias Boim disebut otak intelektual yang ngatur semua pergerakan sindikat. Mulai dari lapangan, jalur distribusi, sampai komunikasi rahasia dengan pembeli.

Strukturnya rapi. Peran tersangka berbeda-beda. Pemodal, pengatur, admin keuangan, pengangkut Biosolar yang di beli dari pengerit atau pengepul, kemudian pengepul, yang menampung Biosolar dengan pas nelayan.

“Boim sebagai pengatur, Kencana admin keuangan yang ngatur arus uang hasil kejahatan. Imam, Dirga, Egoh, Yasin jadi tim eksekutor lapangan yang angkut BBM pake Panther yang kemudian di masukan ke dalam mobil tangki BBM Industri,” ujar AKP Martuani Manik saat konferensi pers di Mapolres Belitung, Rabu (17/06/2026).

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *