(Foto: Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., bersama tim melakukan kunjungan lapangan langsung ke Kampus Universitas Pahlawan, Rabu (16/9/2026)/Ist/Hapni)
KAMPAR, JURNAL-INDONESIA.COM || Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) terus mematangkan langkah untuk membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter. Langkah ini menjadi wujud komitmen universitas dalam mengembangkan pendidikan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Riau.
Guna memastikan seluruh aspek kesiapan penyelenggaraan sesuai dengan regulasi, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., bersama tim melakukan kunjungan lapangan langsung ke Kampus Universitas Pahlawan, Rabu (16/9/2026).
Rektor Universitas Pahlawan, Prof. Dr. Amir Luthfy, menyambut langsung kunjungan tersebut bersama jajaran civitas akademika, tim dosen, serta perwakilan manajemen RSUD Bangkinang.
Prof. Amir Luthfy menegaskan bahwa persiapan pendirian Fakultas Kedokteran ini dilakukan secara bertahap dan terukur mengacu pada standar pendidikan tinggi yang berlaku.
“Kami terus mempersiapkan berbagai aspek yang dibutuhkan untuk pembukaan Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter. Kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah XVII bersama tim menjadi bagian penting dalam proses koordinasi dan memastikan kesiapan Universitas Pahlawan,”ย ujar Prof. Amir Luthfy dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa Universitas Pahlawan bertekad menghadirkan pendidikan kedokteran unggulan yang berorientasi pada mutu akademik dan pengabdian masyarakat.
“Universitas Pahlawan berkomitmen menghadirkan pendidikan kedokteran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan,”ย tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pahlawan sekaligus PIC Pembukaan Fakultas Kedokteran, Assoc. Prof. Ns. Apriza, S.Kep., M.Kep., Ph.D., mengungkapkan bahwa seluruh dokumen administratif telah dirampungkan. Proses penyusunan ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Kepdirjendikti) Nomor 139/E/KPT/2022.
“Alhamdulillah, sebanyak 26 dokumen yang dipersyaratkan sudah kami persiapkan dengan baik. Seluruh dokumen juga sudah di-upload dan di-submit ke sistem SIAGA. Harapan kita semoga bisa segera mendapatkan rekomendasi dari LLDIKTI,”ย kata Apriza.
Apriza menjelaskan, prodi baru ini mengusung visi spesifik dalam mencetak lulusan tenaga medis yang berdaya saing global.
“Visi kami adalah menjadi program studi kedokteran yang berkualitas dalam menghasilkan dokter layanan primer yang profesional, beretika, dan unggul dalam tata laksana kelainan metabolik berbasis gizi komunitas,”ย pungkas Apriza.
Perkuat Akses Pendidikan Kesehatan di Riau
Kunjungan LLDIKTI Wilayah XVII ini memperkuat sinergi dan koordinasi kelembagaan agar seluruh tahapan pendirian prodi berjalan mematuhi regulasi. Selain penyiapan dokumen, Universitas Pahlawan juga mematangkan fasilitas fisik, sarana-prasarana, SDM pengajar, hingga kemitraan strategis dengan rumah sakit pendidikan.
Hadirnya Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter di Universitas Pahlawan diharapkan mampu membuka akses pendidikan kedokteran yang lebih luas bagi generasi muda di Riau dan sekitarnya. (HP)



