(Foto: Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi demo, Kamis (10/9/2026)/Ist/JIC)
JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COM || Gelombang aksi unjuk rasa kembali melanda Ibu Kota. Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi demo serentak di 30 daerah pada Kamis (10/9/2026), dengan fokus titik aksi utama di Balai Kota DKI Jakarta.
Dalam aksi unjuk rasa ini, para elemen pekerja melayangkanย 11 tuntutan utamaย kepada Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, khususnya menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang dinilai masih belum memihak kepada kaum buruh.
Ketua Umum Gerakan Buruh Seluruh Indonesia (GSBI), Rudi HB Daman, menegaskan bahwa draf RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang saat ini dibahas masih mengadopsi regulasi terdahulu yang merugikan buruh.
“Undang-undang ini salah satunya masih memiliki semangat Omnibus Law. Masih jauh dari harapan buruh,” tegas Rudi saat konferensi pers di Kantor Sekretariat KBPBI, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).
Rudi menjelaskan, ada sejumlah poin krusial yang dinilai menjadi celah eksploitasi terhadap para pekerja modern. Beberapa di antaranya adalah penerapan sistem outsourcing, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), hingga skema pemagangan.
Para buruh mendesak pemerintah untuk menghapuskan sistem magang yang kerap dialihkan menjadi sarana penyediaan tenaga kerja murah.
“Pemagangan itu harus dihapuskan karena itu bagian skema politik upah murah, bagian skema daripada praktik outsourcing jilid kedua,” lanjut Rudi.
Menurut KBPBI, program pemagangan idealnya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dan pelajar dalam kerangka pendidikan vokasi, bukan difungsikan layaknya pekerja penuh waktu tanpa hak kepastian kerja.
Selain masalah magang, batas waktu sistem kontrak PKWT yang bisa diterapkan hingga empat tahun turut memicu kritik keras. Buruh menuntut agar durasi kontrak dibatasi secara tegas.
“Kami memberikan kompromi kepada pemerintah dan DPR, kalaupun diatur, hanya satu tahun dan ada batas perpanjangannya,” tambahnya.
Daftar 11 Tuntutan Demo Buruh Hari Ini
Berikut adalah gambaran ringkas poin-poin utama yang disuarakan oleh elemen buruh dalam aksi unjuk rasa hari ini:
- Aturan Pro-Buruh:ย Mewujudkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja.
- Kepastian Kerja (Job Security):ย Menghentikan eksploitasi sistemย outsourcing, karyawan kontrak (PKWT), dan penyalahgunaan program pemagangan.
- Upah Layak:ย Menjamin hak atas upah yang bermartabat serta menghapus skema perhitungan koefisien yang dinilai merugikan pekerja.
- (Tuntutan poin 4โ11 mencakup perlindungan buruh perempuan, jaminan sosial komprehensif, penghentian PHK sepihak, hingga penolakan skema upah murah). (AL)



