(Foto: Ahli Pendidikan dari Pihak Terkait, Ina Setiawati (Ina Liem) beberkan alur studi Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (1/2/2026)/Ist/Dois)
JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COM || Ahli Pendidikan dari Pihak Terkait, Ina Setiawati (Ina Liem), memberikan kesaksian mengenai alur studi serta keberadaan dokumen kelulusan Gibran Rakabuming Raka dalam persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (1/10/2026) kemarin.
Dalam persidangan tersebut, Ina membeberkan riwayat studi luar negeri yang ditempuh Gibran mulai dari tingkat sekolah menengah hingga meraih gelar sarjana (Bachelor).
Ina menegaskan bahwa kualifikasi kelulusan berupa Advance Diploma dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) terbukti ada berdasarkan dokumen resmi lembaga pendidikan setempat.
“MDIS menyatakan bahwa yang bersangkutan completed an Advance Diploma followed by a Bachelor of Science with Honours in Marketing. Dalam bahasa Indonesia, pernyataan tersebut berarti bahwa yang bersangkutan menyelesaikan Advance Diploma, kemudian melanjutkan dengan Bachelor of Science dengan predikat Honours in Marketing atau pemasaran,” ujar Ina di ruang sidang MK, Kamis (1/10/2026).
Ia menerangkan bahwa jenjang pendidikan luar negeri memiliki jalur yang berbeda dari sistem pendidikan nasional di Indonesia.
“Dari catatan riwayat pendidikan yang bersangkutan, setelah lulus SMP di Indonesia, beliau melanjutkan di Orchid Park Secondary School selama dua tahun. Jadi bukan 6 bulan kursus setelah SMP seperti yang banyak dinarasikan,” kata Ina.
Ina menuturkan, setelah menuntaskan pendidikan menengah di Singapura, proses dilanjutkan melalui jalur kualifikasi persiapan perguruan tinggi.
“Setelah SMP ada proses dua tahun di Orchid Park Secondary School, kemudian melanjutkan ke Pathway Programs yang diawali di UTS Insearch Diploma, yang kemudian dilanjutkan dan diselesaikan di MDIS dengan program Advance Diploma sebelum beliau melanjutkan ke Bachelor atau S1,” jelasnya.
Gelar S1 tersebut diperoleh dari University of Bradford melalui institusi mitra di Singapura, yaitu MDIS.
Menanggapi pertanyaan pemohon terkait ketersediaan dokumen fisik kelulusan, Ina menyatakan seluruh berkas resmi tersebut tercatat.
“Menjawab pertanyaan tersebut, dokumen kelulusan itu ada, yaitu Advance Diploma dari MDIS yang diselesaikan sebelum melanjutkan ke Bachelor of Science (Honours) in Marketing,” tegas Ina menutup kesaksiannya. (Doi)



