(Foto: Warga padati Bundaran Satam saat acara Car Free Day (CFD)/Ist/Hosland)
“Masalah keluhan guru-guru honorer tidak diurus, insentif yang ada malah dihilangkan. Nanti kalau guru-guru sudah demo baru terasa. Urus yang penting dulu daripada CFD atau nobar yang ujung-ujungnya sampah berhamburan di jalan,” tegasnya.
Polemik ini juga memicu pertanyaan terkait kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan daerah saat ini, sebagaimana diungkapkan akun Steven Lie yang mempertanyakan respons para pemilih bupati pada Pilkada lalu.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, Firdaus Zamri, belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan warga. Begitu pula dengan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, yang belum memberikan tanggapan maupun keterangan pers atas gelombang aspirasi masyarakat di media sosial tersebut. (Ds)


