Dugaan Bayaran Pendemo Ruben Onsu Rp40 Ribu Terungkap, Kuasa Hukum: Klien Kami Tetap Beraktivitas Normal

(Foto: Ruben Onsu Posting Tangkapan Layar Whatsapp di Instagramnya/Ist/Sisi Holand)

JAKARTA, JURNAL-INDONESIA.COMย || Dugaan aliran dana bayaran bagi peserta aksi demonstrasi yang menyasar presenter kondang Ruben Onsu di depan Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap ke publik. Kasus ini mencuat setelah Ruben Onsu membagikan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang memuat nominal bayaran sebesar Rp40.000 per orang melalui akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu.

Aksi unjuk rasa tersebut sebelumnya digelar oleh kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral pada Kamis (5/11/2026). Dalam aksinya, massa membawa tuntutan boikot terhadap Ruben Onsu serta mendesak pihak manajemen Trans TV untuk mengevaluasi keterlibatan sang presenter dalam berbagai program televisi.

Berdasarkan tangkapan layar yang diunggah oleh Ruben Onsu, koordinasi tersebut mengatur secara rinci instruksi kehadiran, pakaian, hingga imbalan finansial bagi para peserta yang hadir di lokasi.

Berikut transkrip isi pesan yang dibagikan oleh Ruben Onsu:

โ€œAksi damai Kamis (5/11/2026) lokasi Trans TV Mampang, absen pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Dresscode: cewek kemeja hijab, cowok kemeja panjang sama peci, semua pakai sepatu. Fee: 40 k (Rp40.000) transfer (tf). Yang mau ikut bisa japri ya.โ€

โ€œPukul 10.00 WIB sudah pada sampai semua ya, biar main cepat. Yang tidak ada di list datang saja enggak apa-apa.โ€

Selain mengatur atribut pakaian dan waktu kehadiran, pesan tersebut juga menyinggung tema isu sosial tertentu serta memastikan bahwa aksi yang dilakukan tidak berkaitan dengan kebijakan pemerintah.

โ€œYang bti, bti besok jadi laki-laki dahulu ya soalnya besok aksi tentang LGBT dan ini aman ya enggak ada sangkut paut sama pemerintah, dan enggak pakai almamater,โ€ demikian lanjutan instruksi dalam pesan tersebut.

Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, keaslian percakapan, identitas pengirim pesan, maupun pihak yang bertindak sebagai penggerak di balik aksi demonstrasi tersebut belum memberikan keterangan resmi secara terpisah.

Menanggapi aksi unjuk rasa yang menyasar dirinya, Ruben Onsu melontarkan sindiran telak melalui unggahan media sosial. Suami dari mendiang Sarwendah ini mengaku telah mengantongi identitas pihak yang diduga menjadi dalang di balik pengerahan massa tersebut.

โ€œTenang ya dek, enggak usah ngomong karena kita sudah pada tahu kok siapa dalangnya. Seru juga pakai dresscode nih ye, kalau ada yang mau ikut info ke mana untuk demo?โ€ tulis Ruben Onsu dalam akun pribadinya.

Ruben turut menyampaikan permohonan maaf kepada warganet lantaran harus membawa persoalan pribadi tersebut ke ruang publik. Ia juga menyayangkan fokus sebagian pihak yang menggelar aksi di tengah isu-isu kenegaraan yang lebih krusial.

โ€œMaaf ya netizen, padahal kan masih ada masalah pemerintahan yang penting tetapi ini enggak mau kalah spotlight nih. Wkwkwk edan, ada saja gebrakannya. Coba netizen info-info dong kalau ada yang tahu cerita jenaka ini,โ€ imbuhnya.

Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa kliennya tidak merasa gentar ataupun khawatir akan kehilangan sumber pencahariannya akibat aksi demonstrasi tersebut. Menurut Minola, Ruben tetap menjalankan aktivitas dan rutinitas pekerjaannya di dunia hiburan seperti biasa.

โ€œKlien kami tetap tenang dan menjalankan aktivitasnya secara profesional seperti biasa. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,โ€ ujar Minola saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya, massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Penjaga Moral sempat memanas di depan gerbang Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Selain membentangkan spanduk penolakan, aksi tersebut sempat diwarnai tindakan pembakaran ban bekas sebelum akhirnya dibubarkan oleh pihak berwenang. (SH)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *