Petani Protes ke Gibran: Harga Bulog Kalah dari Tengkulak

(Foto: Wapres Gibran Rakabuming Raka saat berdialog dengan petani asal Kabupaten Seruyan Kalteng, Sabtu (20/06/2026)/Ist)

NASIONAL, JURNAL-INDONESIA.COM || Seorang petani asal Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyampaikan keluh kesahnya secara langsung di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

​Petani bernama Rukamto tersebut menyoroti ketimpangan harga pembelian gabah oleh Perum Bulog yang dinilai jauh tertinggal dibandingkan harga yang ditawarkan oleh pihak tengkulak.

​Dalam dialog tersebut, Rukamto mengungkapkan bahwa saat ini Bulog masih menetapkan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Angka ini dinilai tidak lagi relevan dengan dinamika pasar di daerah, sehingga para petani lebih memilih melepas hasil panen mereka ke pihak swasta atau tengkulak demi mengejar keuntungan yang lebih layak.

​”Harga Bulog sekarang masih Rp6.500 (per kilogram), sudah tertinggal Pak. Barangkali harganya bisa dinaikkan,” ujar Rukamto di hadapan Wapres Gibran dan Mentan Amran, Sabtu (20/06/2026).

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *