“Sekali lagi tentu saja ini simpati dan belasungkawa yang mendalam untuk para korban dan keluarga korban. Disamping itu dari hasil pendataan korban by name, by address yang sudah dilakukan di tiga provinsi berbasiskan pada data di setiap kecamatan masih ada tambahan nama korban hilang dari Padang Panjang dan Pesisir Selatan, Sumatera Barat sehingga untuk korban hilang pun bertambah dua nama sehingga total menjadi 165 jiwa,” ujarnya.
Aam memastikan operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilanjutkan guna menemukan para korban yang masih hilang untuk bisa meminimalisir.
“Tentu saja operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan untuk bisa meminimalkan jumlah korban jiwa hilang ini sekecil mungkin,” ucap Aam.
Sementara itu, kata Aam, jumlah warga yang mengungsi menunjukkan tren penurunan. Untuk warga mengungsi per hari ini menurun 17.631 jiwa dan di harapkan ini terus menurun seiring dengan sudah mulai dibayarkannya dana tunggu hunian bagi masyarakat terdampak.
“Jadi buat saudara-saudara kita yang tidak akan tinggal di huntara sejak awal minggu ini, hari Senin itu sudah mulai dicairkan dana tunggu hunian, proses verifikasi langsung mendatangi tempat-tempat pengungsian sehingga ini juga akan mengurangi total saudara-saudara kita yang saat ini masih di pengungsian dengan jumlah per hari ini 378.164 jiwa,” pungkasnya. (dois)
Ikuti juga sosial media kami Tiktok jurnal-indonesia, Halaman Facebook kami Jurnal Indonesia
