Sama halnya dengan Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma saat wartawan menanyakan perkembangan, malah mengatakan tempat tersebut tutup dan tidak buka. Namun, fakta di lapangan, para pemain begitu asyik dengan permainannnya. Hal ini, membuat kepercayaan publik kepada Polri semangkin tergerus seperti abrasi.
Tidak sampai disitu, redaksi mencoba melakukan konfirmasi ketingkat yang lebih tinggi. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya, yang kini mengemban tugas di Mabes Polri sebagai Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisno Andiko saat disinggung mengenai komitmen Polri dalam memberantas judi menjawab wartawan untuk berkoordinasi ke Polda Bangka Belitung.
“Silahkan ke Polda ya,” ujar Karopenmas Divhumas Polri, Brigjend Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (24/02/2026).
Untuk diketahui, Dragon Zone merupakan milik pengusaha bernama Popo. Dari penelusuran redaksi jurnal-indonesia.com, selain memiliki usaha Dragon Zone, Popo ternyata juga merupakan pengusaha timah, Panti Pijat dan beberapa usaha yang di duga ilegal lainnya.
Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berusaha untuk melakukan konfirmasi terhadap dirinya. (AL)
Ikuti juga media sosial Facebook Jurnal Indonesia, Tiktok Jurnal Indonesia dan Saluran Whatsapp Jurnal Indonesia

